Rumah atau tempat tinggal adalah salah satu barang yang mahal harganya. Untuk itu tak heran rumah dengan harga murah menjadi incaran. Salah satu cara mendapatkan rumah dengan harga miring adalah beli rumah lelang. Rumah-rumah hasil lelang umumnya adalah rumah yang jadi agunan kredit bank namun macet cicilannya. Atau rumah aset milik perusahaan yang pailit.

Lelang adalah mekanisme menawarkan barang untuk mendapatkan harga yang terbaik. Untuk itu, dalam mekanisme lelang, ada harga limit alias harga dasar. Jika barang yang ditawarkan adalah rumah, maka rumah akan ditawarkan dengan harga yang semakin naik. Penawar dengan harga tertinggi akan memperoleh rumah itu dengan harga yang dia tawar.

Pada dasarnya, harga dasar rumah lelang di bawah pasaran. Karena bank atau balai lelang, ingin menutup kredit/utang yang belum lunas dengan hasil penjualan rumah tersebut. Cara beli rumah lelang kini makin mudah. Seiring dengan layanan digital yang makin berkembang, mendaftar lelang cukup dilakukan dengan ponsel secara online. Demikian pula dengan beli rumah lelang bank. Bank-bank milik negara yang tergabung dalam himpunan bank negara (Himbara) sudah tergabung dalam aplikasi lelang milik Direktorat Jenderal Kekayaan Negara, Lelang.id. Beberapa balai lelang dan tim lelang juga bisa diakses lelangnya dari aplikasi ini.

Cara mengikuti lelang agar bisa beli rumah lelangan bank cukup mudah. Pertama, Anda harus mendaftar lewat aplikasi. Cukup siapkan scan KTP (Kartu Tanda Penduduk) yang sudah elektronik dan NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak). Siapkan pula rekening yang didaftarkan di aplikasi.

Kedua, jika sudah terdaftar, Anda cukup mencari di mana rumah yang Anda minati. Tiap lelang diselenggarakan oleh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) sesuai wilayah kerja mereka. Jika wilayah KPKNL tak familiar buat Anda, maka Anda cukup cari dengan wilayah provinsi dan kota/kabupatennya.

Ketiga, jika menemukan rumah yang Anda idamkan, cek ke lokasi melihat kondisi rumah aslinya. Melihat kondisi rumah dari aplikasi dan deskripsinya, tak menjamin semua informasi yang Anda butuhkan. Jika Anda beli rumah rumah lelang, Anda dianggap sudah mengetahui kondisi rumahnya. Untuk itu Anda perlu mengecek kondisi rumah sebenarnya.

Keempat, siapkan uang jaminan. Uang jaminan biasanya sekitar 20 persen hingga 50 persen dari harga dasar. Tenang, uang ini akan kembali jika Anda kalah lelang. Uang jaminan biasanya ditransfer dengan akun virtual bank. Sehingga menjamin Anda tak salah transfer ke rekening orang. Ingat, jangan transfer ke rekening lain. Karena kini lelang makin terbuka dan transparan.