Rumah Subsidi Adalah Program Pemerintah

Rumah subsidi adalah rumah yang dibuat berdasarkan program pemerintah yang memiliki tujuan utama untuk memastikan siapa saja bisa memiliki huniannya sendiri terutama bagi masyarakat yang memiliki penghasilan menengah ke bawah.
Rumah subsidi sendiri memiliki perbedaan dengan rumah non subsidi atau rumah pada umumnya, yakni mulai dari harganya yang berbeda cukup jauh, spesifikasi rumah, hingga tenor dan besar cicilan yang harus Anda bayarkan secara rutin. Dalam pembelian rumah subsidi juga terdapat sebuah istilah KPR Subsidi yang memiliki arti kredit dalam kepemilikan rumah yang mendapatkan bantuan dari pemerintah berupa dana murah jangka panjang yang diterbitkan oleh Bank Pelaksana.

Peraturan dan Syarat Pengajuan Rumah Subsidi melalui KPR FLPP

Peraturan Wajib Rumah Subsidi

Pemerintah memiliki peraturan wajib rumah subsidi yang harus ditepati bagi siapapun yang ingin memiliki rumah subsidi:

1. Harus Ditempati Pemilik

Rumah subsidi tidak boleh ditempati oleh orang lain, baik itu keluarga Anda bahkan orang lain yang tidak Anda kenali. Rumah harus ditempati sebagai tempat tinggal dalam jangka waktu paling lambat satu tahun setelah serah terima rumah.

2. Belum Memiliki Rumah Pertama Kali

Rumah subsidi ditujukan bagi seseorang yang masih belum memiliki rumah sama sekali. Apabila Anda telah membeli rumah atau hunian sebelumnya maka Anda sudah tidak bisa membeli rumah subsidi sama sekali.

3. Batas Maksimal Pekerja Gaji 8 Juta

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) merubah regulasi kepemilikan rumah subsidi. Jika sebelumnya batas maksimal gaji yang bisa memiliki rumah subsidi adalah sebesar Rp4 juta, namun sejak 1 April 2020 memberikan batasan bagi siapa saja yang memiliki gaji maksimal sebesar Rp8 juta untuk bisa memiliki rumah subsidi.

4. Tidak Boleh Disewakan atau Dipindahtangan

Debitur KPR FLPP tidak boleh menyewakan dan/atau mengalihkan kepemilikan rumah subsidi dengan perbuatan hukum apapun, kecuali apabila debitur meninggal dunia dan mewariskannya kepada keluarganya. Rumah baru boleh dijual kembali apabila telah melampaui 5 tahun sejak tanggal pembelian rumah.
Rumah subsidi adalah bantuan masyarakat agar bisa punya rumah. Dengan adanya rumah subsidi memastikan siapa saja bisa memiliki hunian impiannya sendiri.