1. Rumah split level memberikan ilusi ruang yang lebih luas dan lega

rumah split level

Fleksibilitas akses ke setiap ruangan dan minimnya sekat yang memisahkan antar ruangan membuat konsep desain bangunan split level terkesan lebih lapang dan terbuka sehingga terasa lebih luas dan lega.

2. Desain split level membuat penataan ruangan menjadi lebih fleksibel

rumah split level

fleksibel

Perbedaan tingkatan lantai pada rumah split level dapat memudahkan pemisahan zona dan fungsi pada setiap ruang. Transisi masing-masing ruangan menjadi lebih menyatu karena minim dinding atau sekat pemisah sehingga penataan ruangan menjadi lebih fleksibel. Selain itu, penataan ruang menjadi lebih efisien karena satu level ruang bisa digunakan untuk beberapa fungsi ruangan.

3. Konsep split level menghadirkan kesan rumah yang lebih dinamis

rumah split level

Dibandingkan desain rumah biasa yang datar, rumah split level menghadirkan kesan rumah yang lebih hidup dan dinamis. Perbedaan tingkatan lantai akan semakin memberikan kita variasi dan keleluasaan untuk berkreasi mendesain interior rumah sehingga rumah tidak akan terasa monoton dan membosankan.

4. Desain split level memberikan pencahayaan alami dan sirkulasi udara yang lebih baik

rumah split level

Dibandingkan rumah tanpa perbedaan level lantai, rumah split level memperoleh pencahayaan alami yang lebih banyak karena bentuknya yang vertikal. Selain itu perbedaan level lantai membuat cahaya dalam ruangan dapat tersebar lebih merata. Sirkulasi udara pada rumah split level juga lebih baik karena bentuk ruangannya yang terbuka dan minim sekat.

5. Rancangan bangunan split level dapat diterapkan untuk menyiasati lahan berkontur

rumah split level

Konstruksi bangunan rumah split level cocok untuk tanah berkontur yang tinggi permukaannya tidak sama. Untuk membangunnya, kita tidak perlu melakukan pekerjaan lebih untuk meratakan tanah agar tinggi permukaannya sama, cukup menyesuaikan konstruksi level dengan kontur tanah yang ada. Sebuah solusi yang lebih efektif dan efisien untuk menyiasati lahan berkontur.

Selain memiliki lima kelebihan di atas, rumah split level juga memiliki kekurangan, yaitu pola dan perhitungan konstruksinya yang lebih rumit dan kompleks dari rumah konvensional. Proses konstruksi yang rumit ini mengakibatkan biaya membangun rumah split level lebih mahal daripada biaya yang dibutuhkan untuk membangun rumah biasa. Selain itu, rumah split level juga dianggap tidak ramah bagi lansia dan balita karena perbedaan tingkatan lantai dan banyaknya undakan anak tangga.

Demikian kelebihan serta kekurangan yang perlu kamu pertimbangkan sebelum membangun rumah split level. Gimana? sudah dapat gambaran untuk membangun rumah impianmu?