Siapa yang Anda cari ketika hendak mendesain rumah? Tentunya, sebagian besar akan menjawab arsitek. Akan tetapi, bagaimana jika hendak mendesain taman rumah? Banyak di antara kita yang masih mengandalkan tukang taman saja. Bahkan, banyak pula yang tidak tahu bahwa ada profesi yang secara khusus menata area luar bangunan, yaitu arsitek lanskap.

Mengapa harus menggunakan jasa arsitek lanskap? Bukankah jasa pekerja taman sudah cukup? Pertanyaan ini mungkin yang paling sering diutarakan. Masih banyak yang menganggap bahwa profesi arsitek lanskap tidak begitu diperlukan. Apalagi, hanya untuk taman rumah atau taman lingkungan yang kerap dianggap sekadar fasilitas tambahan.

Apakah Anda penasaran dengan apa yang dilakukan profesi arsitek lanskap? Setelah menyimak sepuluh alasan berikut, Anda akan menyadari pentingnya jasa arsitek lanskap dalam membantu mewujudkan desain taman impian.

1. Arsitek Lanskap Mendesain dengan Basis Ilmu
Desain taman publik karya Enviro Tec, via arsitag.com

Layaknya profesional di bidang lain, seorang arsitek lanskap bertanggung jawab akan apa yang dikerjakannya dengan basis ilmu. Mereka tidak hanya mendesain untuk estetika belaka. Arsitek lanskap akan mempertimbangkan berbagai faktor, seperti fungsi, lingkungan sekitar, kondisi tanah, kesesuaian lahan, pemilihan tanaman, risiko, dan berbagai faktor penunjang lainnya. Hal-hal ini mereka dapatkan melalui ilmu yang terukur dan tidak sembarangan.

2. Arsitek Lanskap Melakukan Analisis Sebelum Perancangan
Perencanaan desain taman karya Feldman Architecture, via archdaily.com

Perencanaan desain taman karyaFeldman Architecture, via archdaily.com
Apa yang dirancang oleh seorang arsitek lanskap didapat melalui analisis tapak terlebih dahulu. Mereka dilatih untuk memikirkan lanskap sebagai sebuah sistem, sehingga memahami bahwa lingkungan ini saling terintegrasi. Melalui analisis ini pula, tips mendesain taman yang dihasilkan menjadi tepat guna dengan tetap memenuhi keinginan Anda akan taman impian.

3. Desain yang Dihasilkan Unik, Bukan Template
Desain taman tradisional karya Garisprada, via arsitag.com

Desain taman tradisional karyaGarisprada, via arsitag.com
Jika Anda menggunakan jasa non profesional, sangat mungkin bahwa desain taman impian Anda hanyalah replika dari taman yang sudah mereka buat di tempat lain. Hal ini karena mereka sudah memiliki template atau menjiplak dari referensi lain. Berbeda dengan itu, arsitek lanskap memahami bahwa tiap lahan memiliki karakteristiknya sendiri, sehingga desain yang dihasilkan pun akan unik dan eksklusif.

4. Arsitek Lanskap akan Memberi Masukan yang Tepat
Desain taman pedestrian karya Salad Landscape Indonesia, via arsitag.com

Ketika Anda berkonsultasi desain dengan arsitek lanskap, mereka akan memberikan masukan yang tepat. Keinginan dan harapan Anda tetap menjadi prioritas, tetapi Anda juga harus menyadari hal-hal yang mungkin kurang baik jika dieksekusi. Sebagai contoh, jika Anda ingin menanam suatu jenis pohon persis di dekat bangunan, seorang arsitek lanskap mungkin akan memberi saran untuk memilih pohon lain karena pohon yang Anda pilih memiliki karakter perakaran yang akan merusak konstruksi bangunan.

5. Desain dari Arsitek Lanskap akan Meningkatkan Nilai Rumah
Desain taman courtyard karya Arnold Iskandar G Intan, via arsitag.com

Menggunakan jasa arsitek lanskap juga merupakan suatu investasi bagi rumah Anda. Bayangkan saja, antara rumah yang memiliki taman indah dengan rumah tanpa taman. Sudah tentu, nilai keduanya akan berbeda meskipun rumahnya berdesain sama. Sebuah penelitian bahkan menunjukkan bahwa rumah dengan taman yang didesain secara serius akan menambahkan 15% nilainya dibanding rumah lain. Penelitian dari Virgina Tech juga menunjukkan bahwa lanskap memiliki nilai yang terus tumbuh dari waktu ke waktu, sedangkan bangunan justru menurun ketika mulai kusam dan retak.

Gambaran analoginya, ketika Anda baru menanam pohon di taman rumah, nilai pohon itu akan meningkat seiring waktu karena pohonnya semakin sempurna dan besar. Sedangkan, bangunan akan mengalami kerusakan yang akhirnya harus direnovasi.

6. Arsitek Lanskap Memberikan Solusi Taman yang Mudah Perawatannya
Desain taman di lantai dua rumah karya Vindo Design, via arsitag.com

Mudah dan murah dalam perawatan (low maintanance) biasanya menjadi hal yang sangat menarik bagi klien. Hal ini juga yang dipahami oleh seorang arsitek lanskap agar taman impian yang Anda rencanakan itu sustainable. Termasuk, memberikan perencanaan tepat untuk taman di lahan sempit. Solusi taman yang low maintenance ini juga tentunya disertai perhitungan yang detail agar taman tidak hanya cantik di awal, tetapi juga bisa tetap terawat hingga masa mendatang.

7. Taman yang Didesain Tidak Hanya Estetik, Tetapi Juga Fungsional
Perencanaan desain taman karya Harmony Design Group, via hdglandscape.com

Perencanaan desain taman karyaHarmony Design Group, via hdglandscape.com
Estetik dan fungsional adalah dua tujuan dari perancangan taman. Taman yang cantik secara visual akan menjadi sia-sia jika tidak dimanfaatkan secara optimal. Begitupun sebaliknya, taman yang fungsional akan kehilangan nilai seninya jika tidak sedap dipandang. Oleh karena itulah, arsitek lanskap berperan untuk memenuhi kedua hal ini. Sebagai contoh, jika Anda ingin menjadikan taman rumah sebagai tempat bermain anak, seorang arsitek lanskap akan memilih tanaman yang aman seperti tidak berduri, tidak mengundang serangga, dan tidak berbuah besar.

8. Arsitek Lanskap Memahami Penempatan Pohon untuk Penghematan Energi
Desain taman di balkon rumah karya RAW Architecture, via arsitag.com

Penempatan pohon dan semak tinggi yang tepat bisa membantu Anda menurunkan tagihan listrik di rumah. Melalui pemahaman akan arah datangnya sinar matahari dan angin, arsitek lanskap bisa mengatur penempatan pohon dan semak tinggi agar mengoptimalkan pemanfaatan energi alam untuk kebutuhan rumah.

9. Arsitek Lanskap Juga Memperhitungkan Hardscape
Desain taman menyatu dengan teras karya DP+HS Architects, via arsitag.com

Banyak orang yang beranggapan bahwa arsitek lanskap hanya paham soal tanaman. Padahal, dalam ilmu lanskap ada dua elemen yang dipelajari yaitu softscape (pohon, semak, rumput, dan air), dan hardscape (paving, batu, lampu, kursi taman, kolam, dll). Kedua hal ini harus seimbang dan saling mendukung agar harmonis untuk menciptakan taman yang ideal sesuai impian.

10. Arsitek Lanskap Berorientasi Lingkungan
Desain taman dengan jalan setapak karya Saga Contractor, via arsitag.com

Desain taman dengan jalan setapak karyaSaga Contractor, via arsitag.com
Ramah lingkungan menjadi konsep yang populer di tengah masyarakat modern. Konsep ini adalah orientasi yang selalu dipegang oleh seorang arsitek lanskap. Tanpa mengesampingkan ekspekstasi klien, arsitek lanskap akan mencoba mencari solusi agar desain taman juga memperhatikan kelestarian lingkungan.